Assalamu'alaikum wr.wb
Kali ini saya mau sharing aja tentang pengalaman saya yang pernah terpilih mewakili SSB, untuk mengikuti seleksi tim nasional sepak bola u-14. Saat ini usia saya 18 tahun, setelah saya telaah, ternyata filosofi dalam bermain sepak bola yang saya dapat dari pelatih bisa dibawa ke kehidupan nyata.
Saat itu tahun 2012, saya masih kelas 3 SMP menjalani seleksi bersama ribuan anak dari ratusan SSB. Hasilnya saya gagal. Hikmah yang saya dapat adalah bahwa saya sadar usaha saya masih kurang daripada mereka yang terpilih. Begitupun dalam kehidupan ini, kita harus belajar selama 12 tahun ditambah 4,5 tahun untuk menjadi sarjana agar anda bisa mendapat penghasilan yang besar saat bekerja. Nah, jika anda ingin mendapat penghasilan yang lebih baik dari orang lain, anda harus berusaha selama 12 tahun, bukan 4,5 tahun.
Saat itu seleksi tahap pertama adalah game 9vs9. Saya diminta menjadi gelandang tengah. Nyatanya peserta paling banyak berada di gelandang tengah. Padahal jumlah pemain yang lolos dari setiap posisi itu sama. Pada kehidupan nyata pun anda harus bisa membaca peluang dan mengambil keputusan secara tepat untuk mendapatkan kesuksesan. Bukannya malah menerima kenyataan. Hasilnya ? Anda hanya jalan di tempat.
Jadi, mulai sekarang bisa kan mengubah pola pikir kalian ? Cukup memulai dari hal sederhana, seperti bermain sepak bola (hobby) misalnya.
Wasaalamu'alaikum wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah memberikan komentar